Update Pembangunan Masjid Pesantren Masyarakat Ibnu Mas’ud

Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimmush shaalihaat. Bapak Ibu yang dirahmati Allah Ta’ala, berikut kami sampaikan update pembangunan masjid pesantren masyarakat Ibnu Mas’ud di desa sawit kec. gantiwarno, Klaten. Saat ini (4 pekan waktu pengerjaan) telah selesai cor 12 tiang dan mulai naik dinding & pemasangan kusen.

Adapun dana yang telah masuk sebesar Rp. 60.000.000,- dari muhsinin Yayasan Al Madinah Yogyakarta + Rp. 114.425.000,- dari para muhsinin yang dihimpun oleh Yayasan Kirap Arsyada Klaten sehingga jumlah total pemasukan hingga saat ini Rp. 174.42.000,- dari total rencana anggaran pembangunan lantai 1 sebesar Rp. 464.650.875,- , sehingga dana yang masih diperlukan sebesar Rp. 290.230.875,-

Untuk itu kami masih membuka kesempatan kepada Bapak Ibu muhsinin sekalian untuk beramal jaariyah untuk merealisasikan masjid yang juga berfungsi sebagai pesantren masyarakat ini. Atas do’a dan bantun Bapak Ibu sekalian kami sampaikan syukron baarakaLlahu fiikum, baarakaLlahu fii maalikum wa ahlikum. Semoga Allah Ta’ala memberahi harta dan keluarga kita.

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

“Barang siapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala walaupun sebesar sarang burung atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya rumah di surga” – (HR Ibnu Majah)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ

 وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang shalih” (HR. Muslim)

         

Yuk Bantu Pembangunan Masjid Pesantren Masyarakat Ibnu Mas’ud

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

“Barang siapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala walaupun sebesar sarang burung atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya rumah di surga” – (HR Ibnu Majah)

 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ

 وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang shalih” (HR. Muslim)

 

A. Pendahuluan

Yayasan Kirap Arsyada berlokasi di desa Sawit, Kecamatan Gantiwarno, Klaten. Sebagian besar masyarakat di sekitar wilayah ini, pengamalan Islam seperti memakmurkan masjid, mengkaji Al Quran dan hadits, berjilbab ketika di luar rumah bagi para muslimah, belum sepenuhnya diterapkan. Disamping kesadaran pribadi yang belum ada, hal tersebut salah satunya disebabkan dakwah yang belum menyapa setiap masyarakat. Yang sudah cukup baik amal dan kesadarannya pun masih perlu meningkatkan kualitasnya seperti bagaimana shalat agar khusyuk dan sesuai contoh Rasulullah, dan bagaimana agar bacaan quran mereka memenuhi standar. Pelatihan-pelatihan pada hal-hal tersebut masih sangat diperlukan oleh masyarakat di sekitar wilayah kami.

Alhamdulilllah, belum lama ini Yayasan Al Madinah Yogyakarta menawarkan bantuan menyediakan sebagian material pembangunan masjid setelah kami menyampaikan gagasan cita-cita kami ke depan yang ingin mendirikan pondok pesantren di area tanah wakaf yang sudah ada. Tawaran tersebut pun langsung kami sambut dengan gembira, karena selain fasilitas masjid ini akan mendukung cita-cita pondok ke depan, masjid ini juga akan menjadi tempat belajar Islam bagi masyarakat sekitar. Untuk itu lah masjid ini ke depan akan menjadi masjid pesantren masyarakat.

Dan perlu diketahui, selama ini kegiatan yayasan diadakan di mushalla kecil yang digunakan saat ada pengajian, kelas paud, kelas madrasah sore, dan berbagai musyawarah. Adanya masjid yang lebih luas nanti akan menambah amanah kami untuk memakmurkannya dengan berbagai layanan belajar Islam untuk masyarakat. Dengan menawarkan berbagai rencana aktivitas amal shalih yang kami rancang tersebut, kami Panitia Pembangunan Masjid Ibnu Mas’ud bermaksud mengajak Bapak/Ibu para dermawan kaum muslimin menjadi bagian dengan berwakaf di pembangunan masjid pesantren masyarakat Ibnu Mas’ud ini.

 

Membangun Masjid yang Penuh dengan Aktivitas Amal Shalih

Bapak/Ibu yang dirahmati Allah Ta’ala. Pernahkah membantu pembangunan sebuah masjid yang setelah jadi, maa syaa Allah kita saksikan masjid tersebut penuh dengan aktivitas amal shalih?? Melihatnya pasti membuat kita puas dan bahagia, karena harapan wakaf  kita menjadi investasi akhirat yang menguntungkan, in syaa Allah dikabulkan.

Jika kebahagiaan seperti itu yang Bapak/Ibu cari, in syaa Allah Masjid Ibnu Mas’ud di Desa Sawit, Gantiwarno, Klaten ini menjadi masjid selanjutnya yang patut Anda uruni pembangunannya. Berikut alasannya:

1. Masjid Ibnu Mas’ud dikelola oleh Yayasan Kirap Arsyada yang selama ini telah bergerak dalam bidang dakwah, sosial, dan pendidikan. Kegiatan-kegiatan pengajian yang selama ini berjalan akan menempati ruang baru di masjid ini, begitu juga kegiatan belajar sebagian santri madrasah diiniyyah kami yang berjumlah tak lebih dari 50 anak yang datang empat hari dalam sepekan. Musyawarah-musyawarah yang membahas program-program dakwah, sosial dan pendidikan juga akan sering berlangsung di masjid ini. Dengan demikian masjid Ibnu Mas’ud tidak saja sebagai tempat shalat berjamaah dan i’tikaf, namun juga menjadi masjid dakwah, sosial, dan pendidikan.

  1. Setelah Masjid Ibnu Mas’ud ini siap, in syaa Allah segera difungsikan sebagai rumah quran yang melayani masyarakat dari usia remaja hingga dewasa belajar Al Quran dan menghafal (usia anak-anak sudah diakomodir oleh madrasah diiniyyah kami). Program unggulan lain yang ingin segera dilakukan adalah perbaikan bacaan untuk para guru mengaji dan imam/kader imam di masjid dan mushalla sekitar, karena masih banyak guru mengaji dan imam di wilayah kami yang membutuhkan perbaikan bacaan. Selain itu program divisi dakwah kami juga memiliki program menyelenggarakan kelas belajar shalat untuk masyarakat yang nantinya akan memanfaatkan fasilitas masjid Ibnu Mas’ud serta berbagai pelatihan lainnya.
  2. Dalam masterplan pembangunan jangka panjang kami, masih di area masjid Ibnu Mas’ud ini akan didirikan pondok pesantren/boarding school non komersil. Artinya masjid Ibnu Mas’ud ini akan menjadi masjid pondok yang selalu ramai dengan aktivitas para santri, bahkan boleh jadi akan berfungsi hampir 24 jam setiap hari.

Adapun program kegiatan Yayasan yang selama ini telah berjalan adalah:

  1. Kajian rutin : (tafsir, hadits, adab, muslimah)
  2. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ibnu Mas’ud
  3. Madrasaha Diiniyyah Awwaliyyah (MDA) Ibnu Mas’ud
  4. Pengajian Tahsin Ibu-Ibu
  5. Da’i masyarakat & da’i mukim
  6. Beasiswa calon ustadz
  7. Amal usaha KSU Syariah Kirap Entrepreneurship
  8. Program Sosial : wakaf al quran, sedekah air peduli kekeringan, sedekah peduli lansia dhuafa, qurban di daerah pelosok, dll.
  9. Mobil Ummat
  10. dll

 

B. Rencana Pelaksanaan

 1. Panitia Pembangunan

Susunan Panitia Pembangunan Masjid Ibnu Mas’ud adalah sebagai berikut:

  • Ketua Panitia : Fahmi Khothib, SE
  • Pengawas Proyek : Supardi
  • Kepala Proyek : Hidayat
  • Waka Proyek : Suyadi
  • Sekretaris : Habiburrochman
  • Bendahara : Wiyono
  • Penggalangan Dana : 1. Sayudi
  1. Diah Supriyanto
  2. Sulimin
  3. Prasetyo Dani
  4. Toha

 

2. Lokasi

Lokasi Pembangunan Masjid berada di kompleks Pusat Pendidikan Islam Ibnu Mas’ud di dukuh Mulyosari, Desa Sawit, Kec. Gantiwarno, Klaten

 

3. Waktu

Telah dimulai pada pekan ke-4 bulan September 2020 dan ditarget selesai lantai 1 pada akhir Desember 2020

 

4. Biaya

Estimasi biaya hingga penyelesaian lantai 1 (dengan konstruksi untuk 2 lantai)

sebesar Rp. 464.650.875,-

adapun rincian Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan denah masjid terlampir

 

6. Sumber Dana

  1. Donatur utama melalui Yayasan Al Madinah Yogyakarta kurang lebih Rp. 230.000.000,-
  2. Sisanya dengan penggalangan wakaf pembangunan dari kaum Muslimin.

 

7. Pengumpulan Dana

  • Silakan transfer ke rekening Syariah Mandiri Cab. Yogyakarta (kode 451)

No. Rek. 708 229 2068 an. Yayasan Kirap Arsyada
(Untuk transfer tanpa konfirmasi harap tambahkan angka 1.000 di akhir nominal, contoh: Rp. 501.000,-)

 

  • Informasi dan jemput wakaf :

Sayudi     0815 790 9902

Fahmi      0813 2936 3131

 

C. Penutup

Demikian proposal ini kami susun dengan harapan mendapat perhatian dari muhsinin, donatur, umat Islam dan semua pihak yang terkait.

Semoga dengan terealisasinya pembangunan Masjid Ibnu Mas’ud ini akan memberikan kontribusi peningkatan kualitas amal kaum muslimin di sekitarnya. Begitu juga kontribusi pada urusan dakwah, sosial, dan pendidikan di wilayah kecamatan Gantiwarno Klaten dan bahkan di wilayah yang lebih luas lagi.

Atas segela bantuan dan doa dari para muhsinin kami mengucapkan terima kasih. Teriring doa Jazakumullahu khayran katsiran wa baarakallahu fii maalikum wa ahlikum. Semoga Allah Ta’ala membalas dengan yang lebih baik serta memberkahi harta dan keluarga Bapak/Ibu sekalian. Semoga menjadi amal jaariyah Bapak/Ibu yang terus mengalir pahalanya meski kelak kita telah tutup usia.

 

Klaten, 1 Oktober 2020

Update Pembangunan MI Ibnu Mas’ud semester awal 2020

Alhamdulillah wa syukruliLlah, dana wakaf pembangunan MI Ibnu Mas’ud yang telah kami terima dari para Muhsinin per 6 Juli 2020 sebesar Rp. 195.491.000,- (+ dana talangan 43.000.000) dan 72 sak semen. Sementara dana yang telah digunakan sebesar Rp. 186.193.750,- sehingga menyisakan saldo Rp. 9.296.250,- (tidak termasuk dana talangan). Syukron Baarakallahu fiihim wa Jazaahumullahu khayran katsiran.

Berikut dokumentasi dan laporan keuangan pembangunan terakhir. Selesai dari pengurugan, saat ini pembangunan sedang proses pemlesteran dinding (seperti pada foto terakhir di bawah ini) yang akan dilanjutkan dengan pekerjaan lantai. Dan estimasi anggaran yang masih dibutuhkan untuk pembangunan tahap pertama ini sebesar Rp. 305.000.000,-

Dukung terus ikhtiar kami membangun generasi shalih dengan wasilah pendidikan non komersil MI Ibnu Mas’ud dengan berwakaf dan mengajak para muhsinin yang Anda kenal untuk ikut menjadi bagian sinergi amal Jariyah ini.

Rekening Transfer  : Bank Syariah Mandiri Cabang Yogyakarta kode 451

Nomor                       : 708 229 2068  An. Yayasan Kirap Arsyada

 

Informasi lebih lanjut & Konfirmasi transfer silakan menghubungi

0858-6872-3271 (Ust. Tri) / 0813-2936-3131 (Fahmi) / 085656-259-660 (Habib)

 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang shalih” (HR. Muslim no. 1631)