Update Pembangunan MI Ibnu Mas’ud semester awal 2020

Alhamdulillah wa syukruliLlah, dana wakaf pembangunan MI Ibnu Mas’ud yang telah kami terima dari para Muhsinin per 6 Juli 2020 sebesar Rp. 195.491.000,- (+ dana talangan 43.000.000) dan 72 sak semen. Sementara dana yang telah digunakan sebesar Rp. 186.193.750,- sehingga menyisakan saldo Rp. 9.296.250,- (tidak termasuk dana talangan). Syukron Baarakallahu fiihim wa Jazaahumullahu khayran katsiran.

Berikut dokumentasi dan laporan keuangan pembangunan terakhir. Selesai dari pengurugan, saat ini pembangunan sedang proses pemlesteran dinding (seperti pada foto terakhir di bawah ini) yang akan dilanjutkan dengan pekerjaan lantai. Dan estimasi anggaran yang masih dibutuhkan untuk pembangunan tahap pertama ini sebesar Rp. 305.000.000,-

Dukung terus ikhtiar kami membangun generasi shalih dengan wasilah pendidikan non komersil MI Ibnu Mas’ud dengan berwakaf dan mengajak para muhsinin yang Anda kenal untuk ikut menjadi bagian sinergi amal Jariyah ini.

Rekening Transfer  : Bank Syariah Mandiri Cabang Yogyakarta kode 451

Nomor                       : 708 229 2068  An. Yayasan Kirap Arsyada

 

Informasi lebih lanjut & Konfirmasi transfer silakan menghubungi

0858-6872-3271 (Ust. Tri) / 0813-2936-3131 (Fahmi) / 085656-259-660 (Habib)

 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang shalih” (HR. Muslim no. 1631)

 

 

Membangun Generasi Shalih dengan Sekolah Alternatif

Seorang guru menuturkan keprihatinannya mengajar di sebuah SD di desa. Dari pengamatannya, banyak anak didiknya yang berangkat sekolah tanpa motivasi belajar, sehingga waktu pelajaran berlangsung mereka berbuat seenaknya. Entah itu mengangkat kaki ke atas meja, mengobrol, main hp, atau sambil makan. Hal yang lebih parah mungkin pernah kita saksikan di berita, murid SD yang melecehkan gurunya yang sedang mengajar di kelas, atau anak SMA yang sampai menganiaya guru, atau kasus-kasus anak sekolah yang berbuat buruk kepada orang tuanya.

Ya, anak sekolah di zaman gadget saat ini punya tantangan yang lebih berat dibanding era dulu. Mereka dengan mudah melihat contoh negatif yang lebih mendominasi konten yang sedang viral, acara tv yang cenderung merusak, dan game online yang bisa jadi candu. Padahal setiap anak adalah peniru ulung, sementara mereka belum faham baik buruk perbuatan yang ditirunya.

Demikianlah, jika kita sadari tantangan menjaga amanah Tuhan sebagai orang tua semakin berat. Yang tidak sadar, anak hanya sebagai konsekuensi biologis sebuah pernikahan yang tumbuh hampir tanpa sentuhan didikan orang tua, besar oleh asuhan lingkungan yang boleh jadi lebih banyak pengaruh negatifnya.

Tentu kita sepakat, mendidik anak tidak sekadar memasukkannya ke sekolah kemudian habis perkara. Namun juga mendampingi, memberikan perhatian, dan bimbingan. Membangun generasi berkarakter memerlukan kerja bersama banyak pihak, baik orang tua, guru, sekolah, masyarakat, pemangku kebijakan, dan negara. Namun, setidaknya peran orang tua yang berkomitmen serta guru dan sekolah yang serius mengusung idealismenya adalah hal yang paling memungkinkan dipertemukan untuk menjawab kebutuhan dalam waktu dekat.

Mungkin itu lah kenapa SD swasta terutama SDIT sekarang ini lebih diminati, sementara satu per satu sekolah negeri kesulitan mendapatkan murid untuk angkatan baru. Boleh jadi orang tua yang paham amanahnya, khawatir kalau-kalau anaknya terpengaruh perilaku buruk anak-anak yang tidak dibimbing orang tuanya. Sistem di sekolah negeri dianggap tidak mampu mendidik anak-anak menghadapi perubahan zaman. Sebab itu mereka memilih sekolah dengan para orang tua yang memiliki kesamaan visi, meski harus mengeluarkan biaya ekstra.

Kebutuhan akan sekolah-sekolah seperti ini masih besar dan perlu diperbanyak. Bukan karena orientasi bisnis, namun lebih karena mengambil peran membangun generasi masa depan yang berakhlak. Anak-anak shalih yang tidak hanya menjadi harapan orang tua, akan tetapi masyarakat dan bangsa.

SD/MI Ibnu Mas’ud insyaa Allah berusaha menjadi salah satunya. Tahun ini kami berencana membangun sekolah yang menjawab kebutuhan tersebut. Dengan mengharapkan ridha Allah Ta’ala, kami mengajak Anda menjadi bagian terwujudnya sekolah alternatif non komersial ini. Mari beramal jariyah untuk membantu berlangsungnya kebermanfaatan ilmu dan mendidik generasi shalih shalihah harapan ummat. Kekalkan manfaat infak harta Anda dengan berwakaf di project kami. (@habibquds)

 

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
#SinergiAmalJariyah #ProyekAkhirat

Proyek Pembangunan Pusat Pendidikan Islam non Komersial IBNU MAS’UD

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاث: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang shalih” (HR. Muslim dari Abu Hurairah)

🗝 Ingin mendapatkan keutamaan tiga amalan yang akan mengalir terus pahalanya tersebut?

Ayo menjadi bagian dari sinergi amal jariyah yang membantu kebermanfaatan ilmu dan mendidik generasi shalih di project kami :

من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim)

🕌🏫🏡 Wakaf Pembangunan Masjid, Madrasah & Rumah Quran
Pusat Pendidikan Islam Ibnu Mas’ud Klaten

📝Kebutuhan Pembangunan Tahap Awal Rp. 500 Juta
📝Wakaf Bangunan *per

✅1 M² : Rp. 3 Juta*
✅ 2/3 M : 2 juta.
✅ 0.33 M : 1 Juta.
✅ material bangunan ( semen, pasir dsb )

*atau sesuai dengan keinginan/kemampuan Anda.

Mari infakkan sebagian harta Anda melalui rekening:
💳 Syariah Mandiri: 708 229 2068 an. Yayasan Kirap Arsyada
(harap tambahkan angka 100 di akhir nominal, contoh: 10.000.100,-)

Anda juga bisa berwakaf atas nama orang tua (termasuk yang sudah meninggal dunia) sebagai cara berbakti kepada mereka yang Anda cintai

Informasi & konfirmasi transfer:
📱0858 6872 3271 (Ust. Tri)
📱0813 2936 3131 (Fahmi)
📱085 700 846 220 (Habib)

 

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

YAYASAN KIRAP ARSYADA (SK MenKumHam RI nomor AHU-06137.50.10.2014)
Mulyosari RT 03 RW 04, Desa Sawit, Kec. Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah
IG: kirap.arsyada

Sinergi Amal Shalih “Wakaf 1000 Al Qur’an” untuk Para Penghafal, Santri, Masjid, Muallaf & Dhuafa bersama Yayasan Kirap Arsyada Klaten

Klaten – Menyambut bulan Ramadhan sebentar lagi, Yayasan Kirap Arsyada Klaten mengajak Anda para muhsinin untuk membantu kaum Muslimin yang membutuhkan mushaf Al Qur’an. Pengumpulan dana wakaf yang dicadangkan hingga 15 April 2019 memiliki nilai plus, yakni kelebihan/sisa dari pengadaan mushaf akan dialokasikan untuk kegiatan dakwah dan merintis pembangunan Madrasah Ibnu Mas’ud yang akan digunakan sebagai gedung sekolah MI di pagi hari, kelas TPA/TPQ di sore hari, dan kelas pengajaran Islam bagi orang dewasa di malam hari.

Ayo jadi bagian sinergi amal shalih ini. Insyaa Allah setiap pahala yang mengalir dari aktivitas belajar/membaca/menghafal mereka, ada saham pahala sedekah jariyah untuk kita.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang shalih” (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَرَهُ وَوَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ وَمُصْحَفًا وَرَّثَهُ أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ أَوْ بَيْتًا لِابْنِ السَّبِيلِ بَنَاهُ أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ يَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ

“Sesungguhnya di antara amal saleh yang mendatangkan pahala setelah orang yang mengamalkannya meninggal dunia, yaitu; ilmu yang disebar¬luaskan olehnya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (Al-Quran) yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah yang didirikan dengan tujuan dijadikan sebagai tempat bermalam (penginapan) orang yang sedang dalam perjalanan (ibn sabil), sungai yang dialirkan guna kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya” (HR. Ibnu Majah)

Dari sahabat Uqbah bin ‘Amr bin Tsa’labah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim)

 

Cukup dengan Rp. 75.000,- per mushaf Qur’an

Spesifikasi: rasm utsmaniy standar 10 lembar per juz, ukuran A5, kertas QPP krem, dengan terjemah Indonesia

Selain atas nama pribadi, Anda juga bisa berwakaf atas nama orang tua (terutama yang sudah meninggal dunia) sebagai cara berbakti kepada mereka yang Anda cintai.

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma,

أَنَّ سَعْدَ بْنَ عُبَادَةَ – رضى الله عنه – تُوُفِّيَتْ أُمُّهُ وَهْوَ غَائِبٌ عَنْهَا ، فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّى تُوُفِّيَتْ وَأَنَا غَائِبٌ عَنْهَا ، أَيَنْفَعُهَا شَىْءٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنْهَا قَالَ « نَعَمْ » . قَالَ فَإِنِّى أُشْهِدُكَ أَنَّ حَائِطِى الْمِخْرَافَ صَدَقَةٌ عَلَيْهَا

“Sesungguhnya Ibu dari Sa’ad bin Ubadah radhiyallahu ‘anhu meninggal dunia, sedangkan Sa’ad pada saat itu tidak berada di sampingnya. Kemudian Sa’ad mengatakan, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal, sedangkan aku pada saat itu tidak berada di sampingnya. Apakah bermanfaat jika aku menyedekahkan sesuatu untuknya?’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Iya, bermanfaat.’ Kemudian Sa’ad mengatakan pada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Kalau begitu aku bersaksi padamu bahwa kebun yang siap berbuah ini aku sedekahkan untuknya’.

 

Ayo segera infakkan sebagian harta Anda ke rekening :

💳 Syariah Mandiri: 708 229 2068 an. Yayasan Kirap Arsyada
Harap tambahkan angka 200 di akhir nominal sbg penanda donasi wakaf, contoh: Abdullah/150.200/wakaf 2 quran.

Mohon konfirmasikan transfer Anda ke nomor WA berikut:
📱085656 259 660 (Habib)
📱0813 2936 3131 (Fahmi Khotib)

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
YAYASAN KIRAP ARSYADA (SK MenKumHam RI nomor AHU-06137.50.10.2014)
Mulyosari RT 03 RW 04, Desa Sawit, Kec. Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah
ig: kirap.arsyada
web: kirap-arsyada.or.id

*feel free to share kepada keluarga, sahabat, & sejawat,,, JazakumuLlahu khayran katsiran