Update Pembangunan Masjid Pesantren Masyarakat Ibnu Mas’ud

Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimmush shaalihaat. Bapak Ibu yang dirahmati Allah Ta’ala, berikut kami sampaikan update pembangunan masjid pesantren masyarakat Ibnu Mas’ud di desa sawit kec. gantiwarno, Klaten. Saat ini (4 pekan waktu pengerjaan) telah selesai cor 12 tiang dan mulai naik dinding & pemasangan kusen.

Adapun dana yang telah masuk sebesar Rp. 60.000.000,- dari muhsinin Yayasan Al Madinah Yogyakarta + Rp. 114.425.000,- dari para muhsinin yang dihimpun oleh Yayasan Kirap Arsyada Klaten sehingga jumlah total pemasukan hingga saat ini Rp. 174.42.000,- dari total rencana anggaran pembangunan lantai 1 sebesar Rp. 464.650.875,- , sehingga dana yang masih diperlukan sebesar Rp. 290.230.875,-

Untuk itu kami masih membuka kesempatan kepada Bapak Ibu muhsinin sekalian untuk beramal jaariyah untuk merealisasikan masjid yang juga berfungsi sebagai pesantren masyarakat ini. Atas do’a dan bantun Bapak Ibu sekalian kami sampaikan syukron baarakaLlahu fiikum, baarakaLlahu fii maalikum wa ahlikum. Semoga Allah Ta’ala memberahi harta dan keluarga kita.

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

“Barang siapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala walaupun sebesar sarang burung atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya rumah di surga” – (HR Ibnu Majah)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ

 وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang shalih” (HR. Muslim)

         

Yuk Bantu Pembangunan Masjid Pesantren Masyarakat Ibnu Mas’ud

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

“Barang siapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala walaupun sebesar sarang burung atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya rumah di surga” – (HR Ibnu Majah)

 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ

 وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang shalih” (HR. Muslim)

 

A. Pendahuluan

Yayasan Kirap Arsyada berlokasi di desa Sawit, Kecamatan Gantiwarno, Klaten. Sebagian besar masyarakat di sekitar wilayah ini, pengamalan Islam seperti memakmurkan masjid, mengkaji Al Quran dan hadits, berjilbab ketika di luar rumah bagi para muslimah, belum sepenuhnya diterapkan. Disamping kesadaran pribadi yang belum ada, hal tersebut salah satunya disebabkan dakwah yang belum menyapa setiap masyarakat. Yang sudah cukup baik amal dan kesadarannya pun masih perlu meningkatkan kualitasnya seperti bagaimana shalat agar khusyuk dan sesuai contoh Rasulullah, dan bagaimana agar bacaan quran mereka memenuhi standar. Pelatihan-pelatihan pada hal-hal tersebut masih sangat diperlukan oleh masyarakat di sekitar wilayah kami.

Alhamdulilllah, belum lama ini Yayasan Al Madinah Yogyakarta menawarkan bantuan menyediakan sebagian material pembangunan masjid setelah kami menyampaikan gagasan cita-cita kami ke depan yang ingin mendirikan pondok pesantren di area tanah wakaf yang sudah ada. Tawaran tersebut pun langsung kami sambut dengan gembira, karena selain fasilitas masjid ini akan mendukung cita-cita pondok ke depan, masjid ini juga akan menjadi tempat belajar Islam bagi masyarakat sekitar. Untuk itu lah masjid ini ke depan akan menjadi masjid pesantren masyarakat.

Dan perlu diketahui, selama ini kegiatan yayasan diadakan di mushalla kecil yang digunakan saat ada pengajian, kelas paud, kelas madrasah sore, dan berbagai musyawarah. Adanya masjid yang lebih luas nanti akan menambah amanah kami untuk memakmurkannya dengan berbagai layanan belajar Islam untuk masyarakat. Dengan menawarkan berbagai rencana aktivitas amal shalih yang kami rancang tersebut, kami Panitia Pembangunan Masjid Ibnu Mas’ud bermaksud mengajak Bapak/Ibu para dermawan kaum muslimin menjadi bagian dengan berwakaf di pembangunan masjid pesantren masyarakat Ibnu Mas’ud ini.

 

Membangun Masjid yang Penuh dengan Aktivitas Amal Shalih

Bapak/Ibu yang dirahmati Allah Ta’ala. Pernahkah membantu pembangunan sebuah masjid yang setelah jadi, maa syaa Allah kita saksikan masjid tersebut penuh dengan aktivitas amal shalih?? Melihatnya pasti membuat kita puas dan bahagia, karena harapan wakaf  kita menjadi investasi akhirat yang menguntungkan, in syaa Allah dikabulkan.

Jika kebahagiaan seperti itu yang Bapak/Ibu cari, in syaa Allah Masjid Ibnu Mas’ud di Desa Sawit, Gantiwarno, Klaten ini menjadi masjid selanjutnya yang patut Anda uruni pembangunannya. Berikut alasannya:

1. Masjid Ibnu Mas’ud dikelola oleh Yayasan Kirap Arsyada yang selama ini telah bergerak dalam bidang dakwah, sosial, dan pendidikan. Kegiatan-kegiatan pengajian yang selama ini berjalan akan menempati ruang baru di masjid ini, begitu juga kegiatan belajar sebagian santri madrasah diiniyyah kami yang berjumlah tak lebih dari 50 anak yang datang empat hari dalam sepekan. Musyawarah-musyawarah yang membahas program-program dakwah, sosial dan pendidikan juga akan sering berlangsung di masjid ini. Dengan demikian masjid Ibnu Mas’ud tidak saja sebagai tempat shalat berjamaah dan i’tikaf, namun juga menjadi masjid dakwah, sosial, dan pendidikan.

  1. Setelah Masjid Ibnu Mas’ud ini siap, in syaa Allah segera difungsikan sebagai rumah quran yang melayani masyarakat dari usia remaja hingga dewasa belajar Al Quran dan menghafal (usia anak-anak sudah diakomodir oleh madrasah diiniyyah kami). Program unggulan lain yang ingin segera dilakukan adalah perbaikan bacaan untuk para guru mengaji dan imam/kader imam di masjid dan mushalla sekitar, karena masih banyak guru mengaji dan imam di wilayah kami yang membutuhkan perbaikan bacaan. Selain itu program divisi dakwah kami juga memiliki program menyelenggarakan kelas belajar shalat untuk masyarakat yang nantinya akan memanfaatkan fasilitas masjid Ibnu Mas’ud serta berbagai pelatihan lainnya.
  2. Dalam masterplan pembangunan jangka panjang kami, masih di area masjid Ibnu Mas’ud ini akan didirikan pondok pesantren/boarding school non komersil. Artinya masjid Ibnu Mas’ud ini akan menjadi masjid pondok yang selalu ramai dengan aktivitas para santri, bahkan boleh jadi akan berfungsi hampir 24 jam setiap hari.

Adapun program kegiatan Yayasan yang selama ini telah berjalan adalah:

  1. Kajian rutin : (tafsir, hadits, adab, muslimah)
  2. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ibnu Mas’ud
  3. Madrasaha Diiniyyah Awwaliyyah (MDA) Ibnu Mas’ud
  4. Pengajian Tahsin Ibu-Ibu
  5. Da’i masyarakat & da’i mukim
  6. Beasiswa calon ustadz
  7. Amal usaha KSU Syariah Kirap Entrepreneurship
  8. Program Sosial : wakaf al quran, sedekah air peduli kekeringan, sedekah peduli lansia dhuafa, qurban di daerah pelosok, dll.
  9. Mobil Ummat
  10. dll

 

B. Rencana Pelaksanaan

 1. Panitia Pembangunan

Susunan Panitia Pembangunan Masjid Ibnu Mas’ud adalah sebagai berikut:

  • Ketua Panitia : Fahmi Khothib, SE
  • Pengawas Proyek : Supardi
  • Kepala Proyek : Hidayat
  • Waka Proyek : Suyadi
  • Sekretaris : Habiburrochman
  • Bendahara : Wiyono
  • Penggalangan Dana : 1. Sayudi
  1. Diah Supriyanto
  2. Sulimin
  3. Prasetyo Dani
  4. Toha

 

2. Lokasi

Lokasi Pembangunan Masjid berada di kompleks Pusat Pendidikan Islam Ibnu Mas’ud di dukuh Mulyosari, Desa Sawit, Kec. Gantiwarno, Klaten

 

3. Waktu

Telah dimulai pada pekan ke-4 bulan September 2020 dan ditarget selesai lantai 1 pada akhir Desember 2020

 

4. Biaya

Estimasi biaya hingga penyelesaian lantai 1 (dengan konstruksi untuk 2 lantai)

sebesar Rp. 464.650.875,-

adapun rincian Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan denah masjid terlampir

 

6. Sumber Dana

  1. Donatur utama melalui Yayasan Al Madinah Yogyakarta kurang lebih Rp. 230.000.000,-
  2. Sisanya dengan penggalangan wakaf pembangunan dari kaum Muslimin.

 

7. Pengumpulan Dana

  • Silakan transfer ke rekening Syariah Mandiri Cab. Yogyakarta (kode 451)

No. Rek. 708 229 2068 an. Yayasan Kirap Arsyada
(Untuk transfer tanpa konfirmasi harap tambahkan angka 1.000 di akhir nominal, contoh: Rp. 501.000,-)

 

  • Informasi dan jemput wakaf :

Sayudi     0815 790 9902

Fahmi      0813 2936 3131

 

C. Penutup

Demikian proposal ini kami susun dengan harapan mendapat perhatian dari muhsinin, donatur, umat Islam dan semua pihak yang terkait.

Semoga dengan terealisasinya pembangunan Masjid Ibnu Mas’ud ini akan memberikan kontribusi peningkatan kualitas amal kaum muslimin di sekitarnya. Begitu juga kontribusi pada urusan dakwah, sosial, dan pendidikan di wilayah kecamatan Gantiwarno Klaten dan bahkan di wilayah yang lebih luas lagi.

Atas segela bantuan dan doa dari para muhsinin kami mengucapkan terima kasih. Teriring doa Jazakumullahu khayran katsiran wa baarakallahu fii maalikum wa ahlikum. Semoga Allah Ta’ala membalas dengan yang lebih baik serta memberkahi harta dan keluarga Bapak/Ibu sekalian. Semoga menjadi amal jaariyah Bapak/Ibu yang terus mengalir pahalanya meski kelak kita telah tutup usia.

 

Klaten, 1 Oktober 2020

Update Pembangunan MI Ibnu Mas’ud semester awal 2020

Alhamdulillah wa syukruliLlah, dana wakaf pembangunan MI Ibnu Mas’ud yang telah kami terima dari para Muhsinin per 6 Juli 2020 sebesar Rp. 195.491.000,- (+ dana talangan 43.000.000) dan 72 sak semen. Sementara dana yang telah digunakan sebesar Rp. 186.193.750,- sehingga menyisakan saldo Rp. 9.296.250,- (tidak termasuk dana talangan). Syukron Baarakallahu fiihim wa Jazaahumullahu khayran katsiran.

Berikut dokumentasi dan laporan keuangan pembangunan terakhir. Selesai dari pengurugan, saat ini pembangunan sedang proses pemlesteran dinding (seperti pada foto terakhir di bawah ini) yang akan dilanjutkan dengan pekerjaan lantai. Dan estimasi anggaran yang masih dibutuhkan untuk pembangunan tahap pertama ini sebesar Rp. 305.000.000,-

Dukung terus ikhtiar kami membangun generasi shalih dengan wasilah pendidikan non komersil MI Ibnu Mas’ud dengan berwakaf dan mengajak para muhsinin yang Anda kenal untuk ikut menjadi bagian sinergi amal Jariyah ini.

Rekening Transfer  : Bank Syariah Mandiri Cabang Yogyakarta kode 451

Nomor                       : 708 229 2068  An. Yayasan Kirap Arsyada

 

Informasi lebih lanjut & Konfirmasi transfer silakan menghubungi

0858-6872-3271 (Ust. Tri) / 0813-2936-3131 (Fahmi) / 085656-259-660 (Habib)

 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang shalih” (HR. Muslim no. 1631)

 

 

Membangun Generasi Shalih dengan Sekolah Alternatif

Seorang guru menuturkan keprihatinannya mengajar di sebuah SD di desa. Dari pengamatannya, banyak anak didiknya yang berangkat sekolah tanpa motivasi belajar, sehingga waktu pelajaran berlangsung mereka berbuat seenaknya. Entah itu mengangkat kaki ke atas meja, mengobrol, main hp, atau sambil makan. Hal yang lebih parah mungkin pernah kita saksikan di berita, murid SD yang melecehkan gurunya yang sedang mengajar di kelas, atau anak SMA yang sampai menganiaya guru, atau kasus-kasus anak sekolah yang berbuat buruk kepada orang tuanya.

Ya, anak sekolah di zaman gadget saat ini punya tantangan yang lebih berat dibanding era dulu. Mereka dengan mudah melihat contoh negatif yang lebih mendominasi konten yang sedang viral, acara tv yang cenderung merusak, dan game online yang bisa jadi candu. Padahal setiap anak adalah peniru ulung, sementara mereka belum faham baik buruk perbuatan yang ditirunya.

Demikianlah, jika kita sadari tantangan menjaga amanah Tuhan sebagai orang tua semakin berat. Yang tidak sadar, anak hanya sebagai konsekuensi biologis sebuah pernikahan yang tumbuh hampir tanpa sentuhan didikan orang tua, besar oleh asuhan lingkungan yang boleh jadi lebih banyak pengaruh negatifnya.

Tentu kita sepakat, mendidik anak tidak sekadar memasukkannya ke sekolah kemudian habis perkara. Namun juga mendampingi, memberikan perhatian, dan bimbingan. Membangun generasi berkarakter memerlukan kerja bersama banyak pihak, baik orang tua, guru, sekolah, masyarakat, pemangku kebijakan, dan negara. Namun, setidaknya peran orang tua yang berkomitmen serta guru dan sekolah yang serius mengusung idealismenya adalah hal yang paling memungkinkan dipertemukan untuk menjawab kebutuhan dalam waktu dekat.

Mungkin itu lah kenapa SD swasta terutama SDIT sekarang ini lebih diminati, sementara satu per satu sekolah negeri kesulitan mendapatkan murid untuk angkatan baru. Boleh jadi orang tua yang paham amanahnya, khawatir kalau-kalau anaknya terpengaruh perilaku buruk anak-anak yang tidak dibimbing orang tuanya. Sistem di sekolah negeri dianggap tidak mampu mendidik anak-anak menghadapi perubahan zaman. Sebab itu mereka memilih sekolah dengan para orang tua yang memiliki kesamaan visi, meski harus mengeluarkan biaya ekstra.

Kebutuhan akan sekolah-sekolah seperti ini masih besar dan perlu diperbanyak. Bukan karena orientasi bisnis, namun lebih karena mengambil peran membangun generasi masa depan yang berakhlak. Anak-anak shalih yang tidak hanya menjadi harapan orang tua, akan tetapi masyarakat dan bangsa.

SD/MI Ibnu Mas’ud insyaa Allah berusaha menjadi salah satunya. Tahun ini kami berencana membangun sekolah yang menjawab kebutuhan tersebut. Dengan mengharapkan ridha Allah Ta’ala, kami mengajak Anda menjadi bagian terwujudnya sekolah alternatif non komersial ini. Mari beramal jariyah untuk membantu berlangsungnya kebermanfaatan ilmu dan mendidik generasi shalih shalihah harapan ummat. Kekalkan manfaat infak harta Anda dengan berwakaf di project kami. (@habibquds)

 

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
#SinergiAmalJariyah #ProyekAkhirat

Proyek Pembangunan Pusat Pendidikan Islam non Komersial IBNU MAS’UD

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاث: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang shalih” (HR. Muslim dari Abu Hurairah)

🗝 Ingin mendapatkan keutamaan tiga amalan yang akan mengalir terus pahalanya tersebut?

Ayo menjadi bagian dari sinergi amal jariyah yang membantu kebermanfaatan ilmu dan mendidik generasi shalih di project kami :

من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim)

🕌🏫🏡 Wakaf Pembangunan Masjid, Madrasah & Rumah Quran
Pusat Pendidikan Islam Ibnu Mas’ud Klaten

📝Kebutuhan Pembangunan Tahap Awal Rp. 500 Juta
📝Wakaf Bangunan *per

✅1 M² : Rp. 3 Juta*
✅ 2/3 M : 2 juta.
✅ 0.33 M : 1 Juta.
✅ material bangunan ( semen, pasir dsb )

*atau sesuai dengan keinginan/kemampuan Anda.

Mari infakkan sebagian harta Anda melalui rekening:
💳 Syariah Mandiri: 708 229 2068 an. Yayasan Kirap Arsyada
(harap tambahkan angka 100 di akhir nominal, contoh: 10.000.100,-)

Anda juga bisa berwakaf atas nama orang tua (termasuk yang sudah meninggal dunia) sebagai cara berbakti kepada mereka yang Anda cintai

Informasi & konfirmasi transfer:
📱0858 6872 3271 (Ust. Tri)
📱0813 2936 3131 (Fahmi)
📱085 700 846 220 (Habib)

 

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

YAYASAN KIRAP ARSYADA (SK MenKumHam RI nomor AHU-06137.50.10.2014)
Mulyosari RT 03 RW 04, Desa Sawit, Kec. Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah
IG: kirap.arsyada

Sinergi Amal Shalih “Wakaf 1000 Al Qur’an” untuk Para Penghafal, Santri, Masjid, Muallaf & Dhuafa bersama Yayasan Kirap Arsyada Klaten

Klaten – Menyambut bulan Ramadhan sebentar lagi, Yayasan Kirap Arsyada Klaten mengajak Anda para muhsinin untuk membantu kaum Muslimin yang membutuhkan mushaf Al Qur’an. Pengumpulan dana wakaf yang dicadangkan hingga 15 April 2019 memiliki nilai plus, yakni kelebihan/sisa dari pengadaan mushaf akan dialokasikan untuk kegiatan dakwah dan merintis pembangunan Madrasah Ibnu Mas’ud yang akan digunakan sebagai gedung sekolah MI di pagi hari, kelas TPA/TPQ di sore hari, dan kelas pengajaran Islam bagi orang dewasa di malam hari.

Ayo jadi bagian sinergi amal shalih ini. Insyaa Allah setiap pahala yang mengalir dari aktivitas belajar/membaca/menghafal mereka, ada saham pahala sedekah jariyah untuk kita.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang shalih” (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَرَهُ وَوَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ وَمُصْحَفًا وَرَّثَهُ أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ أَوْ بَيْتًا لِابْنِ السَّبِيلِ بَنَاهُ أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ يَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ

“Sesungguhnya di antara amal saleh yang mendatangkan pahala setelah orang yang mengamalkannya meninggal dunia, yaitu; ilmu yang disebar¬luaskan olehnya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (Al-Quran) yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah yang didirikan dengan tujuan dijadikan sebagai tempat bermalam (penginapan) orang yang sedang dalam perjalanan (ibn sabil), sungai yang dialirkan guna kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya” (HR. Ibnu Majah)

Dari sahabat Uqbah bin ‘Amr bin Tsa’labah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim)

 

Cukup dengan Rp. 75.000,- per mushaf Qur’an

Spesifikasi: rasm utsmaniy standar 10 lembar per juz, ukuran A5, kertas QPP krem, dengan terjemah Indonesia

Selain atas nama pribadi, Anda juga bisa berwakaf atas nama orang tua (terutama yang sudah meninggal dunia) sebagai cara berbakti kepada mereka yang Anda cintai.

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma,

أَنَّ سَعْدَ بْنَ عُبَادَةَ – رضى الله عنه – تُوُفِّيَتْ أُمُّهُ وَهْوَ غَائِبٌ عَنْهَا ، فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّى تُوُفِّيَتْ وَأَنَا غَائِبٌ عَنْهَا ، أَيَنْفَعُهَا شَىْءٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنْهَا قَالَ « نَعَمْ » . قَالَ فَإِنِّى أُشْهِدُكَ أَنَّ حَائِطِى الْمِخْرَافَ صَدَقَةٌ عَلَيْهَا

“Sesungguhnya Ibu dari Sa’ad bin Ubadah radhiyallahu ‘anhu meninggal dunia, sedangkan Sa’ad pada saat itu tidak berada di sampingnya. Kemudian Sa’ad mengatakan, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal, sedangkan aku pada saat itu tidak berada di sampingnya. Apakah bermanfaat jika aku menyedekahkan sesuatu untuknya?’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Iya, bermanfaat.’ Kemudian Sa’ad mengatakan pada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Kalau begitu aku bersaksi padamu bahwa kebun yang siap berbuah ini aku sedekahkan untuknya’.

 

Ayo segera infakkan sebagian harta Anda ke rekening :

💳 Syariah Mandiri: 708 229 2068 an. Yayasan Kirap Arsyada
Harap tambahkan angka 200 di akhir nominal sbg penanda donasi wakaf, contoh: Abdullah/150.200/wakaf 2 quran.

Mohon konfirmasikan transfer Anda ke nomor WA berikut:
📱085656 259 660 (Habib)
📱0813 2936 3131 (Fahmi Khotib)

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
YAYASAN KIRAP ARSYADA (SK MenKumHam RI nomor AHU-06137.50.10.2014)
Mulyosari RT 03 RW 04, Desa Sawit, Kec. Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah
ig: kirap.arsyada
web: kirap-arsyada.or.id

*feel free to share kepada keluarga, sahabat, & sejawat,,, JazakumuLlahu khayran katsiran